BLOK INI SENGAJA DIBUAT BUKAN BERTUJUAN KOMERSIL TETAPI SEKEDAR SEBAGAI TEMPAT PENITIPAN DATA GAMBAR DAN VIDEO PENDEK YANG MUNGKIN BERMANFA'AT BAGI ANDA. SILAHKAN BUKA JUGA BLOG " MAMBA'US SA'ADAH CENTER " DAN BLOG " MAMBA'US SA'ADAH.COM ".

Senin, 31 Januari 2011

Hari Qiamat dan tanda - tandanya


Tanda-tanda Akan Datangnya Hari Kiamat

            Dalam salah satu urutan rukun iman, kita ummat Islam wajib percaya atau meyakini adanya hari kiamat. Lalu kapankah hal itu akan terjadi ?, kita semua tidak akan dapat meramalkannya, karena hal itu cuma diketehui oleh Allah Robbul ‘Alamin. Namun yang jelas hal tersebut pasti akan terjadi. Sama halnya dengan masa hidup dan kematian kita, tak seorangpun yang mengetahui kapan kematian dirinya akan terjadi, kecuali hanya mengetahui tanda-tanda akan jauh atau dekatnya kematian tersebut datang seperti; sudah sangat tua atau sakit parah dan lain-lain. Namun yang jelas pada saatnya ia pasti akan mati. Karena itulah nabi Muhammad. Saw sendiri tidak pernah memberitahukan kapan hari kiamat itu akan terjadi, kecuali beliau hanya memberitahukan tanda-tanda masih lama ataukah sudah dekat kiamat tersebut akan terjadi. Karena itu beliau berpesan agar kita selalu waspada terhadap segala perkara yang bisa mencelakakan diri kita diakhirat kelak dan mempersiapkan diri dengan bersikap tawakkal kepada Allah serta giat bekerja untuk bekal ibadah seakan-akan kita hidup selamanya  dan mengerjakan ibadah kepada Allah seakan akan kita mati besok pagi.
            Dalam sebuah hadits riwayat Hafidz Abu Nu’am dari Hudaifah, nabi Muhammad.Saw bersabda:
للســا عة ا شـرا ط  ( الحد يث  رواه الحفيظ ابو نعا م )
Artinya:  Hari kiamat itu memiliki tanda-tanda.

            Sementara pada sebuah hadits riwayat Bukhori dan Tirmidzi dari Anas, mengatakan bahwa nabi Muhammad. Saw bersabda:
بعـثت ا نا والسـا عة كها تيـن . (الحـد يث  رواه البخاري وترمـد )
Artinya:
“Masa aku diutus dan kiamat itu seperti dua ini “. (kemudian nabi Muhammad.Saw menjajarkan jari telunjuk dengan jari tengahnya). Maksudnya hari kiamat itu sudah sangat dekat waktunya, atau menurut tafsiran beberapa ulama’ kiamat itu memiliki dua tanda-tanda yaitu tanda-tanda kiamat kecil ( ‘Alamatus Sugro ) dan tanda-tanda kiamat besar  (‘Alamatul Kubro ).


Tanda-tanda Kiamat Kecil ( Sugro ).

            Dalam kitab Fafirru Ilallah ( halaman 1 sampai 13 ) disebutkan bahwa dalam masa tersebut akan ada kejadian-kejadian sebagai berikut: Akan banyak orang laki-laki berdandan menyerupai perempuan dan banyak perempuan yang berdandan menyerupai laki-laki. Akan banyak perempuan yang kehilangan rasa malu sehingga auratnya dibiarkan terbuka. Akan banyak perempuan jadi penyanyi. Akan banyak orang memburu harta dengan cara yang tidak halal. Akan banyak rumah dan masjid-masjid yang dibangun dengan bagus tetapi sedikit yang sholat. Akan banyak orang bertengkar atau berperkara karena berebut harta warisan sehingga saudara menjadi musuh dan orang lain menjadi saudara. Akan banyak anak sekolah yang bertujuan mengejar kedudukan atau jabatan sehingga pendidikan agama dikesampingkan. Akan banyak para suami tunduk kepada istrinya. Akan banyak anak durhaka kepada orang tuanya sehingga orang tua takut dan diatur oleh kemauan anaknya. Akan banyak orang mabuk karena ganja atau minuman keras dan sejenisnya. Akan banyak orang munafik atau pendusta yang dipercaya. Akan  banyak ulama’ besar yang wafat sehingga akhirnya hukum agama berbeda-beda karena munculnya ulama’ yang bodoh-bodoh. Akan banyak orang laki-laki cinta kepada sesama laki-lakinya dan orang perempuan cinta kepada sesama perempuannya. Akan banyak orang yang keberatan membayarkan zakat hartanya. Akan ada orang yang mengaku-ngaku sebagai nabi sehingga berjumlah 30 orang. Jumlah orang perempuan akan lebih banyak daripada jumlah kaum laki-laki. Agama Islam akan terpecah-pecah sehingga nantinya menjadi 73 golongan.

Dalam kitab Asrotis Sa’ah diceritakan bahwa Imam Khotib mendengar dari Umar bin Khottob ketika beliau menjabat jadi Kholifah yang kedua, ia pernah mengutus tentaranya yang dipimpin oleh seorang bernama Nadlah untuk pergi kenegeri Qodisiyah. Ketika tiba waktu ashar ia menghentikan tentaranya dan mengumandangkan suara adzan.

 "Allahu akbar, allahu akbar! " 2 X .
 Tiba-tiba terdengar suara tanpa wujud dari balik sebuah gunung: “Kamu mengagungkan tuhan sungguh hai Nadlah”.

 "Ashadualla ilahaillallah " 2X   (Nadlah meneruskan adzannya)
 "Ini kalimat Ikhlas hai Nadlah “ Jawab suara tersebut."

 "Asyhaduanna Muhammadar Rosulullah" 2X
 "Itulah nabi yang menakut-nakuti hai Nadlah, dan menggembirakan    bagi ummat yang beriman kepadanya, dan akan terjadi kiamat dimasa ummat nabi Muhammad.Saw tersebut". lanjut suara tanpa wujut itu dengan lantang. Tetapi Nadlah tetap meneruskan adzannya.

 "Hayya ‘alas Sholah " 2X
 "Benar-benar beruntung orang yang mengajak sholat."

 "Hayya ‘alal Falah " 2X
 "Benar- benar beruntung orang yang mengikuti ajaran Muhammad."
      
 "Allahu akbar, Allahu akbar, Lailahaillallah "
 "Engkau ikhlas benar hai Nadlah. Allah pasti akan menjauhkan kamu dari neraka".

               Selanjutnya setelah itu para tentara berdiri dan berkata kepada suara tanpa wujut tersebut:

          "Hai, kamu siapa ?!, malaikat, taukah jin yang diam disitu, atau mahluk lain yang tunduk kepada Allah ?!, tampakkanlah dirimu karena kami ini adalah tentaranya Allah dan prajuritnya nabi Muhammad. Saw yang diutus oleh Kholifah Umar bin Khottob”.

Tiba - tiba gunung tersebut membelah dan tampaklah diantara dua belahan tersebut sebuah kepala yang telah beruban dengan memakai sorban lalu berkata: “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh”

Para tentara dengan serentak menjawabnya: “Wa’alaikum Salam Warohmatullahi  Wabarokatuh”.
           
“Namaku adalah Zurnub bin Yartamila, orang yang menerima wasiat dari nabi Isa.as.  Aku diperintahkan untuk tinggal dan diam disini, dan aku telah didoakan supaya tetap hidup sampai nabi Isa.as turun dari langit dan menghancurkan ummat yang telah menuhankan dirinya. Maka karena nabi Muhammad.Saw telah tiada, tolong sampaikan salamku kepada Kholifah Umar bin Khottob, agar benar-benar bertindak sesuai agama serta memperbanyak ibadah kepada Allah karena hari kiamat telah dekat waktunya, dan beritahukan pula perkara yang akan aku sebutkan dan hendaklah kalian semua waspada, yaitu:

  1. Jika telah ada dan banyak orang laki-laki cinta kepada sesama laki-laki dan perempuan cinta dengan sesama perempuan.
  2. Jika telah banyak orang tua yang berbuat dholim kepada anak-anaknya sendiri.
  3. Jika telah banyak orang membuat jalur keturunan dari yang bukan semestinya sehingga orang lain diakui sebagai anaknya.
  4. Jika telah banyak anak yang durhaka kepada orang tuanya.
  5. Jika telah banyak perbuatan dosa dianggap biasa sehingga tak ada yang melarang atau mencegahnya.
  6.  Jika telah tiada seruan untuk berbuat kebaikan.
  7. Jika telah banyak manusia menuntut ilmu untuk kepentingan mencari jabatan atau kedudukan.
  8. Jika telah banyak hujan ditengah-tengah musim kemarau.
  9. Jika telah banyak anak berbuat aniaya atau dholim terhadap orang tuanya.
  10. Jika telah banyak masjid yang dibangun bermegah-megahan.
  11. Jika telah banyak manusia yang senang melagukan bacaan Al Qur-an sebagai ajang pamer suara.
  12. Jika telah banyak yang berlomba-lomba dalam membangun rumah.
  13. Jika telah banyak manusia yang mengikuti bisikan hawa nafsunya sehingga perzinaan merajalela.
  14. Jika telah banyak orang Islam yang murtad  atau pindah pada agama lain karena uang.
  15. Jika telah banyak orang yang memutuskan tali persaudaraan karena perbedaan nasib.
  16. Jika telah banyak hukum kebenaran dan keadilan yang diperjual belikan.
  17. Jika telah banyak orang yang makan dan minum barang yang haram.
  18. Jika telah banyak orang yang menghormati seseorang karena kekayaannya, dan menghormati orang jahat karena takut akan kejahatannya.
  19. Jika telah banyak orang perempuan yang menjadi Supir “.
Setelah itu Zurnub bin Yartamila tersebut menghilang, maka setelah para tentara pimpinan Nadlah usai mengerjakan sholat asahar,  mereka segera melanjutkan perjalanannya. Lalu beberapa waktu kemudian setelah mereka kembali dari tugasnya, dan menceritakan peristiwa aneh tersebut kepada Kholifah Umar bin Khottob, beliaupun sangat kaget karena nabi Muhammad.Saw sendiri juga pernah menceritakan bahwa orang yang diberi wasiat oleh nabi Isa.as  masih hidup.


Tanda-tanda Kiamat Besar (‘Alamatul Kubro ).

            Didalam masa memasuki tanda-tanda kiamat besar akan banyak sekali kejadian luar biasa yang benar dan tidaknya kita serahkan kepada Allah Robbul ‘Alamin. Adapun hal pertama yang akan dibicarakan dalam bab ini adalah keluarnya mahluk bernama Dajjal.

            Dajjal adalah juga bangsa manusia seperti kita yang sangat bohong, sehingga kelak ia akan banyak menyesatkan manusia dan memurtadkan orang-orang Islam yang memiliki keimanan tipis. Dimasa hidup nabi Muhammad. Saw dulu, ada seorang anak laki-laki keturunan orang Yahudi di Madinah dan diberi nama Dajjal yang tubuhnya semakin besar setiap kali selesai dipukul oleh orang tuanya karena tidak mau mengucapkan dua kalimah Syahadad. Karena tubuh Dajjal yang telah berubah menjadi manusia setengah raksasa tersebut maka akhirnya diikat dengan rantai besi yang besar dan kuat disebuah lembah daerah Hurosan negeri Iran sampai sekarang. Kelak setelah terjadi sebuah peperangan terbesar di negara Turki antara orang Islam melawan orang kafir, yang keduanya masing-masing mempunyai tujuan ingin menegakkan keadilan  dan kemakmuran yang merata, maka setelah itu akan muncul pendukung-pendukung Dajjal, yaitu pembohong-pembohong berat yang akhirnya mengaku sebagai utusan Allah hingga berjumlah 30 orang. Sabda Nabi:

لا تقـوم الســاعة حتى تـقـتـتـل فـئـتا ن عـظـيمتا ن تـكون بـينهما مقـتـلة عـظيمة , دعـوتهما وا حدة وحـتى يبعـث د جـالـون كـذا بون قــريب من ثلا ثيـن كـلهم يـزعـم انه رسول الله . ( حـديث روه البخـاري عـن أبى هـريـره )
Artinya:
            “Tidak akan terjadi kiamat kecuali telah terjadi perang dua golongan yang sama besar, yaitu peperangan antara dua golongan yang sangat mengerikan dan keduanya mengajak kepada satu tujuan ( adil makmur ) dan akan lahir orng-orang pembohong seperti Dajjal yang berjumlah hampir 30. Mereka semua masing-masing mengaku sebagai utusan Allah.  ( Hadits Riwayat Bukhori dari Abi Huroiroh )

Setelah yang demikian itu terjadi, maka Allah akan menurunkan adzabnya berupa musim kemarau panjang selama 3 tahun sehingga sungai-sungaipun kering dan tanah menjadi retak-retak. Pepohonan dan tumbuhan lainnya menjadi tak berdaun dan kering hingga binatang dan manusiapun akhirnya banyak yang mati karena kelaparan. Kemudian setelah adzab tersebut berakhir, lalu keluarlah Dajjal karena telah terlepas dari ikatannya. Tubuhnya kekar, tingginya lebih kurang 4 – 5 meter, kepalanya lonjong, rambutnya kusut dan kumal seperti ijuk, matanya buta sebelah dan rata sedang satunya menonjol keluar, dan dikeningnya atau di atas antara kedua matanya terdapat tulisan   ك ف ر  yang berarti menunjukkan kafir, lalu dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan : 

 ســعـيـد من خـا لفه وســقي من أ طا عه
Artinya :
            “Beruntunglah orang yang ingkar kepadanya dan celakalah orang yang tunduk kepadanya”.

            Dengan bersikap seperti orang yang alim dan sholeh, Dajjal mengajak manusia untuk berbuat baik. Namun setelah ia banyak menda- patkan simpati dan pengikut, akhirnya ia mengaku sebagai nabi utusan Allah. Dengan demikian beruntunglah orang-orang yang mengetahui bahwa setelah nabi Muhammad.Saw tidak mungkin ada nabi lagi karena beliau adalah nabi yang terakhir, sehingga dapat berpaling dari si Dajjal.

            Setelah perjalanan si Dajjal sampai di negara Iraq, iapun akhirnya mengaku dirinya sebagai  Allah yang bisa menghidupkan dan mematikan. Sejak itulah tubuh si Dajjal bertambah tinggi dan besar sekali. Nabi  Muhammad.Saw pernah  menjelaskan dalam sabdanya:

ما بيـن خـلق ا د م الى قـيا م السـاعـة خلق اكـبرمن الد جـال . ( ألحـد يث : رواه المسلم عـن عـمرا ن بن حـصيـن )
Artinya:
            Dari terciptanya nabi Adam hingga terjadinya hari kiamat itu tidak ada mahluk yang lebih besar daripada Dajjal”. (HR. Muslim dari Imron bin Husain ).

( Dalam keterangan yang lain dijelaskan bahwa antara mata kiri dengan mata kanan si Dajjal berjarak 1000 meter, dan sedalam-dalamnya lautan airnya hanya sebatas mata kakinya.)

            Sejak itu pula raksasa tersebut mulai menjelajah seluruh negeri kecuali Makkah dan Madinah yang dijaga oleh ribuan malaikat. Sabda Rosulullah. Saw :

لـيس من بلد الا ســيطـؤه الد جـال الا مـكـة والمـد يــنة .  ( الحـد يث : روا ه الشيخـا ن عن رسول الله )
Artinya:
            Tidak ada dari negara kecuali akan dijajah oleh Dajjal kecuali Makkah dan Madinah.  ( HR. Shaikhoni ).

            Dalam perjalanan tersebut Dajjal membawa sorga dan neraka di tangannya, bila orang beriman dan tunduk kepadanya akan dimaksukkan kedalam sorganya yang penuh dengan berbagai kenikmatan didalamnya, sedangkan bagi yang menentangnya akan dimasukkan kedalam nerakanya dan mati sebagi syahid. Dengan demikian banyaklah orang-orang yang tipis imanannya percaya dan tunduk kepada si Dajjal tersebut. Apalagi Dajjal memiliki ilmu hipnotis yang hebat dari Allah sebagai ujian bagi hamba-hambanya. Sehingga dengan ilmunya tersebut apa saja yang dikehendaki Dajjal segera terjadi; misalnya ia berkata kepada kayu:
“Hai kayu berbuahlah “Maka seketika itu kayu tersebut menjadi berbuah dan sebagainya. Dengan berbagai peragaan yang ditampilkan oleh Dajjal maka banyaklah orang-orang Islam yang murtad dan musrik karena beriman dan taat kepada Dajjal tersebut kecuali orang-orang yang tahu bahwa didunia ini Allah tidak bisa dilihat oleh mata telanjang, dan bila ada   orang yang mengaku telah melihat Allah dengan matanya, maka orang tersebut tergolong kafir zindiq dan telah terperosok kedalam kesesatan. Adapun orang-orang yang telah murtad dan musrik itu  untuk sementara waktu mendapat kesenangan didalam sorga si Dajjal. Tapi kelak diakhirat akan disiksa dan dicincang dineraka Allah dengan siksaan yang sangat mengerikan dan menyedihkan. Karena sorga dan neraka yang dimiliki  Dajjal sebenarnya hanyalah tipuan mata belaka. Oleh sebab itu mari kita kokohkan dan mantapkan keimanan kita kepada Allah dengan berbuat banyak untuk kepentingan agama Islam yang telah diridhoi-Nya. Sehingga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk dan perlindungan dari Allah.SWT. Amin Ya robbal ‘Alamin.  


Kematian Dajjal.

            Dimasa perjuangan Dajjal tersebut keadaan manusia benar-benar kalang kabut karena orang-orang beriman masing-masing sibuk mencari persembunyian sendiri-sendiri seperti: bersembunyi ke gunung-gunung,  kegua-gua dan kedalam hutan belantara. Dalam keadaan yang demikian itu muncullah seorang pemuda gagah berani yang menanti-nanti untuk bertemu dengan si Dajjal serta menantangnya. Dialah sihijau atau nabi Khidir.as. Begitu beliau berhadapan dengan Dajjal beliaupun berkata kepada kaum muslimin:

ياا يهاالنا س هـذاالد جـال الذى ذ كـره رسول الله صلى الله عـليه وسـلم .

Artinya:
               “Wahai para manusia, ini adalah Dajjal yang pernah disabdakan Rosulullah. Saw”.

              Dajjal yang mendengar ucapan nabi Khidir.as tersebut seketika menjadi sangat geram dan marah dan berkata kepada anak buahnya:  “Hajar sikeparat ini “.

  Dengan serentak anak buah si Dajjal laknat tersebut beramai-ramai mengahajar pemuda tersebut hingga babak belur. Lalu Dajjal berkata kepada nabi Khidir.as:
              “Kamu mau beriman kepadaku atau tidak !”.

              Dengan lantang nabi Khidir atau pemuda tersebut berkata:
              “Engkau bukanlah tuhan, tapi engkau memang benar-benar Dajjal sipembohong berat itu”.

             “Gergaji orang ini dari kepala sampai kebawah”. Perintah Dajjal kepada anak buahnya, maka dengan segera mereka menggergaji pemuda tersebut dari kepala sampai kebawah sehingga terbelah menjadi dua. Kemudian Dajjal berdiri dan berkata: “Bangun !”.
Maka dengan sendirinya tubuh pemuda yang tergeletak tersebut dapat bersatu kembali dan berdiri.
“Masihkah engkau belum beriman kepadaku?!”. Tanya si Dajjal selanjutnya.
“Kini aku justru semakin yakin bahwa kamu adalah Dajjal yang laknat itu. Hai para manusia, ketahuilah bahwa mulai saat ini si Dajjal keparat ini sudah tidak akan bisa menghidupkan orang lagi”. Jawab sipemuda tersebut.

Dengan marah Dajjal kemudian menangkap pemuda tersebut dan menyembelihnya. Akan tetapi ternyata pisaunya tidak mempan, sehingga kemudian kaki dan tangan pemuda tersebut diikat lalu dilemparkan kedalam nerakanya Dajjal, sehingga ia wafat sebagai pahlawan yang kelak akan mendiami sorga Allah Robbul ‘Alamin.

             Setelah itu sambil tertawa lebar Dajjal lalu pergi meneruskan perjalanannya untuk menjelajahi dunia ini. Bersamaan dengan itu pula tiba-tiba terdengar suara menggema tanpa wujut dan dapat didengar oleh seluruh manusia dibelahan bumi ini yang memberi kabar bahwa seorang pemuda  bernama Imam Mahdi telah datang di Makkah bertepatan dengan malam kesepuluh Dulhijjah dalam tahun ganjil hijriah. Mendengar hal tersebut bergembiralah seluruh orang Islam didunia ini dengan bersorakria dan saling keluar dari tempat persembunyian mereka masing-masing. Sedangkan para pengikut Iblis dan Dajjal kebingungan bagai orang yang linglung, karena mereka menyadari bahwa dirinya akan ditumpas habis oleh orang-orang Islam.

Sementara Imam Mahdi yang telah datang dengan gaib tersebut segera membentuk pasukan tentara Islam untuk memerangi kemusyrikan yang telah merajalela. Sehingga beberapa waktu kemudian, dengan didampingi malaikat Jibril.as dan malaikat Mikail.as yang disertai 3000 malaikat lainnya, mulailah Imam Mahdi dan pasukannya bergerak dari daerah kedaerah melakukan perang sabil menumpas segala kemusyrikan dan kemurtatan dimuka bumi ini dengan gagah berani. Namun ketika pada suatu hari berhadapan dengan Dajjal, Imam Mahdi dan pasukannya ternyata tidak mampu menghadapinya sehingga merekapun mundur dan melarikan diri dari si Dajjal keparat tersebut.

 Dalam keadaan yang demikian itu turunlah nabi Isa.as dari langit yang ke 2 dan segera mengadakan pertemuan dengan Imam Mahdi di masjid Bani Umayyah kota Damaskus hingga waktu subuh dengan aman. Namun begitu matahari telah membiaskan sinarnya, tiba-tiba terjadi kekacauan hingga orang-orang Islam lari terpontang panting karena Dajjal datang dan mengamuk. Seketika itu nabi Isa.as berdo’a kepada Allah agar segera diberi pertolongan. Maka dengan menakjubkan tiba-tiba bumi membelah hingga kaki Dajjal terperosok dan terpelanting ketanah. Lalu   tiba-tiba tubuh si Dajjal menyusut semakin kecil hingga kembali pada ukuran semula. Pada saat yang demikian itu maka dengan cekatan nabi Isa.as segera melepaskan panah ke leher si Dajjal keparat tersebut hingga akhirnya berdarah-darah dan mati. Dengan demikian maka tammatlah riwayat penjajahan Dajjal di bumi ini dalam waktu 40 hari.

 Selanjutnya nabi Isa.as bersama Imam Mahdi dan orang-orang Islam menghancurkan seluruh orang-orang Nasrani / Kristen yang telah menuhankan dirinya ( nabi Isa.as )  hingga tuntas.


Ya’juj dan Ma’juj

            Setelah kematian Dajjal dan nabi Isa.as telah menumpas habis segala kesesatan dimuka bumi ini, maka keadaan duniapun jadi aman, tentram dan makmur sehingga semua orang menjadi kaya raya karena diberkahi Allah. Akibatnya banyak orang yang kesulitan mencari fakir miskin atau orang yang mau menerima pemberian zakat hartanya sebab masing masing orang selain tidak tergolong yang berhak menerima zakat juga karena tidak membutuhkannya. Pada saat yang demikian itu beberapa tahun kemudian Imam Mahdi wafat setelah memimpin kaumnya selama lebih kurang 10 tahun.

            Pada suatu hari malaikat jibril.as datang kepada nabi Isa.as dan memberitahukan bahwa Ya’juj dan Ma’juj pada hari itu telah berhasil menjebol dinding penjaranya.

            *) Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa manusia keturunan dari Sanaf bin Nafis bin Nuh dari negara Turki yang dilahirkan dimasa pemerintahan raja  Dzulqornain. Karena Ya’juj  dan  Ma’juj  tersebut memiliki sifat dan bentuk fisik yang berbeda dengan manusia pada umumnya serta dapat membahayakan bagi kehidupan didunia ini, maka oleh waliyullah raja Dzulqornain akhirnya diasingkan dan dipenjarakan disebuah lembah yang diapit oleh dua buah tebing gunung Tursina kira-kira 550 tahun sebelum masehi yang lalu. Diantara celah kedua tebing tersebut dibuat pagar besi yang sangat kuat dan tingginya sejajar dengan dua tebing tersebut dan ditutup dengan cor-coran tembaga diatasnya. Firman Allah dalam Qur-an:

ياذالقـرنيـن ا ن يأجـوج ومأجـوج مفسد ون في الا رض....  ( ألكهـف )
Artinya
            Hai Dzulqornain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan dimuka bumi,………( Q.S. Al Kahfi  94 ).
  
ا توني زبـرالحد يد , حتى ا ذا سا وى بـين الصد فين قال ا نفخـوا حتى اذ جعـله نا را قال ا توني ا فرغ عـليه قطـرا .  ( الـكـهف  )
Artinya:
           Berilah aku potongan-potongan besi, hingga setelah besi itu sama rata dengan kedua puncak gunung itu. Berkatalah Dzulqornain “Tutuplah”. sehingga bila besi itu menjadi (merah seperti) api, diapun berkata “ Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan keatas besi panas itu”. ( Q.S.  Al  Kahfi  96 ).

            Hal tersebut dikarenakan Ya’juj dan Ma’juj itu dapat berkembang biak dengan cepat sekali dan tidak akan mati sebelum ia melahirkan anaknya sampai sejumlah lebih kurang 1000 orang dengan demikian jumlah mereka akan lebih banyak daripada manusia dalam satu negara,  bahkan mungkin sedunia. Sedangkan kesukaan mereka adalah merusak segala sesuatu yang dijumpainya dan memakan segala sesuatu yang dapat dimakan. Sampai-sampai jika ada temannya yang mati, mayatnya juga dimakannya beramai-ramai.

            Adapun bentuk fisik Ya’juj dan Ma’juj tersebut berbeda-beda, ada yang pendek sekali setinggi lutut manusia, ada yang tinggi dan lebarnya sama, dan ada yang mempunyai daun telinga lebarnya melebihi ukuran tubuhnya.

            Dengan jebolnya penjara dan lolosnya Ya’juj dan Ma’juj tersebut maka rusaklah keadaan alam ini hingga binatang ternak dan ikan-ikan disungai hampir musnah dimakannya karena bila mereka serentak minum bersama pada sebuah sungai, maka sungai tersebut airnya akan menjadi kering. Karena mereka jika minum tidak cukup cuma air setimba-dua timba. Dengan demikian manusiapun banyak yang mati karena kelaparan, dan seluruh negeri pasti tak akan terlewati oleh penjajahan mereka kecuali negara Makkah dan Madinah  sebab tetap dijaga oleh ribuan malaikat. Dalam keadaan yang benar-benar memprihatinkan tersebut, barulah nabi Isa.as memohon kepada Allah agar segera dibebaskan dari bencana tersebut. Selanjutnya Allah yang maha kuasa segera mengutus ribuan ulat-ulat untuk memakan leher-leher Ya’juj dan Ma’juj tersebut hingga merekapun membusuk dan mati seluruhnya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Setelah itu keluarlah orang-orang Islam dari persembu nyiannya masing-masing. Namun demikian belumlah menggembirakan karena bau busuk dari bangkai-bangkai mereka yang memenuhi bumi ini sangat menusuk hidung. Karena itu nabi Isa.as sekali lagi memohon kepada Allah agar benar-benar dibebaskan darinya. Allah yang maha kuasa akhirnya mengutus burung-bubrung pemakan bangkai serta menurunkan hujan yang sangat deras. Dengan demikian akhirnya menjadi bersihlah keadaan bumi ini sehingga pepohonan dan tanamanpun dapat tumbuh dengan subur lagi dan binatang-binatang ternak juga dapat berkembang biak kembali. Selain dari itu Allah juga menjadikan seluruh mahluk dimuka bumi ini bersatu dan berdamai dengan yang lainnya, sehingga macan-pun dapat berdampingan dengan kambing, tikus dapat berdam pingan dengan kucing, dan ular dapat bermain-main dengan anak kecil.

            Beberapa tahun kemudian setelah semua manusia benar-benar menjalankan kehidupannya sesuai dengan syari’at agama Islam, maka nabi Isa.as pergi ke Makkah untuk melaksanakan ibadah haji bersama-sama  As habul Kahfi.

Ashabul Kahfi adalah tujuh orang pemuda beriman, yang ditemani  oleh seekor anjing  dan  bersembunyi  didalam  sebuah gua karena dikejar-kejar oleh bala tentara seorang raja kafir yang sangat dholim dimasa sebelum pemerintahan raja Dzulqornain 850 tahun sebelum masehi yang lalu. Karena do’a yang mereka panjatkan maka ketujuh pemuda tersebut akhirnya oleh Allah diberi perlindungan dengan cara menidurkan mereka didalam gua itu selama 309 tahun. Sehingga ketika mereka bangun dari tidurnya, mendapati anjingnya telah menjadi tulang belulang dan uang yang mereka bawa telah tidak berlaku lagi dalam jual beli serta raja merekapun juga telah berganti seorang raja Islam yaitu raja Dzulqornain

Selanjutnya nabi Isa.as setelah menunaikan ibadah haji bersama Ashabul Kahfi tersebut, beberapa waktu kemudian beliau-pun wafat di Madinah.



Hancurnya Alam Semesta

            Setelah wafatnya Nabi Isa.as tersebut maka beberapa tahun kemudian, orang-orang ternyata mulai banyak yang berbuat kemungkaran lagi terhadap ajaran dan larangan Allah. Kemaksiatan dan kedholiman lahir kembali yang semakin lama semakin merajalela. Maka pada hari yang ditetapkan oleh Allah, matahari dan rembulan tiba-tiba dihentikan dari peredarannya sehingga alam semesta inipun jadi gelap gulita selama lebih kurang sehari dua malam. Keadaanpun jadi gempar oleh tangis dan kepanikan serta kebingungan manusia. Setelah itu kemudian matahari dan rembulan muncul beriring-iringan dari ufuk barat, dan setelah sampai ditengah hari keduanya kembali lagi ke ufuk barat. Dunia-pun akhirnya semakin gempar oleh hiruk pikuk dan suara tangis manusia yang meng gema diseluruh tempat, manusia saling berbondong-bondong menuju tempat-tempat ibadah untuk meminta ampunan kepada Allah penguasa seru sekalian alam ini. Namun semua itu telah tiada berguna lagi, karena dengan adanya kejadian alam yang janggal tersebut  pertanda bahwa pintu taubat sudah ditutup. Segala  perbuatan  manusia  telah  tidak tercatat lagi. Karena malaikat-malaikat Rokib dan ‘Atid yang bertugas mencatat segala perbuatan manusia, telah dibebaskan dari tugasnya. Para iblis dan setan-setan juga menangis dengan seribu penyesalan atas segala perbuatannya. Firman Allah dalam Al Qur-an :

وخسف القمـر وجمع الـشمس والقـمر يقـول الا نسا ن يـومئد ايـن المفر ( الـقـيا مة  )

Artinya:
            Dan bila rembulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan, pada hari itu manusia berkata “ kemana tempat berlari ?”.  (  Q. S.  Al  Qiyamah 8 – 10 )

            Kemudian setelah itu matahari dan rembulan terbit sesuai peredarannya seperti biasanya.

            Beberapa waktu kemudian Allah mengeluarkan mahluk dari bumi yang disebut Sahab atau Dabbah yang memiliki bentuk fisik yang unik, yaitu: berkaki empat, memiliki dua sayap, badannya berbulu, kepalanya seperti kepala manusia, matanya seperti mata babi, telinganya lebar seperti telinga gajah, dan dapat berbicara seperti manusia. Adapun tugas dari mahluk bernama Dabbah tersebut adalah untuk memberi tanda manusia. Siapa yang beriman dan siapa yang kafir. Dengan demikian maka manusia didunia ini seakan menjadi dua golongan yang tampak perbedaannya. Golongan orang-orang beriman tampak dengan wajah yang bersinar dan berseri-seri, sedangkan orang-orang yang kafir wajahnya tampak buram dan kotor.

            Selanjutnya beberapa waktu kemudian Allah menurunkan adzab berupa asap yang memenuhi alam dan membuat keadaan orang-orang Islam seperti menderita sakit flu. Sedangkan bagi orang-orang kafir menderita lebih parah lagi sampai asap tersebut keluar dari mata, telinga, hidung serta dubur atau anus mereka.  Firman Allah dalam Al Qur-an :

فار تقب يوم تأ تى السماء بد خان مبـين . بغشى النا س هـذ اعـذاب اليم ( الـد خا ن )

Artinya:
            Maka tunggulah ketika langit membawa asap yang jelas, yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih. ( Q. S. Ad Ddukhon 10 – 11 )

            Empat puluh (40) hari kemudian asap tersebut lenyap dengan sendirinya. Bersamaan dengan itu lenyap pula seluruh ayat-ayat Al Qur-an diseluruh dunia ini baik yang tertulis diatas kertas, yang terukir diatas kayu ataupun diatas batu. Bahkan orang-orang yang hafal Al Qur-an sekalipun, seketika itu juga menjadi lupa dengan total. Setelah yang demikian itu Allah menurunkan adzab lainnya berupa angin semilir yang sangat dingin merasuk tulang dan menyebabkan seluruh orang-orang Islam meninggal dunia. Akibatnya tinggallah orang-orang yang kafir saja seperti yang dikehendaki Allah. Dengan demikian maka kemaksiatan dan segala perbuatan sesat jadi berkembang dengan subur tanpa ada larangan dan tak terdengar lagi orang menyebut lafadz “Allah, Allah, Allah…..”.

            Setelah keadaan yang demikian tersebut maka beberapa waktu kemudian Allah mengeluarkan api dari perut bumi yang selama ini terpendam di jurang Barhud, yang berada di negeri Yaman untuk meng-giring manusia selama 8 hari 8 malam. Kemudian setelah manusia dan mahluk lainnya berkumpul dalam satu daerah, maka dengan izin Allah malaikat Isrofil segera meniup sangkakalanya dengan keras, sehingga terdengar melengking memenuhi alam semesta ini. Akibatnya seluruh mahluk menjadi pinsan karena kaget, terkecuali yang dikehendaki Allah. Bersamaan dengan itu pula bumi-pun bergoncang dengan goncangan yang sangat dahsyat hingga membelah-belah dan membentuk jurang api yang menyala, bintang-bintang saling berjatuhan bagaikan hujan petir, matahari tergulung langit, seluruh air lautan diluapkan, seluruh gunung-gunung diterbangkan dan saling bertabrakan, seluruh isi perut bumi yang mendidih dimuntahkan, angin topan dan petir saling diterpakan, dan manusia-pun beterbangan dan terhempaskan bagaikan debu, pertanda bahwa seluruh kehidupan telah berahir, kecuali Allah Robbul ‘Alamin.

ا ذ اا لشـمس كـورت  .  وا ذ االنجـوم ا نـكــد رت . ( التـكـوير )
Artinya:
           Jika matahari telah digulung, dan bila bintang-bintang berjatuhan. ( Q. S. At Takwir 1 – 2 ).
                                                                                                                                             
وا ذ االبحـا رســجـرت ,  ( التـكـوير )                             
              Artinya :
            Dan apabila lautan dijadikan meluap.   ( Q.S. At Takwir 6 )

و ا ذ االســـماء كـشــــطـت . ( التــكو ير )                 
Artinya:                 
            Dan apabila langit dilenyapkan.  ( Q. S.  At Takwir  11 ).

ا ذا زلـزلت الا رض زلـزالها. واخرجت الا رض ا ثـقالها. (  الزلزله  ).
Artinya :
            Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban yang dikandungnya. ( Q. S. Al Zalzalah 1 – 2 ).
                                                                                  

وبســـت الجــبال بســا . فـكا نت هـباء منبثا . ( الوقـعه  )

Artinya:
            Dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya, maka jadilah dia ( manusia seperti ) debu  yang  beterbangan. ( Q. S.  Al Waqi’ah  ayat  5 – 6 ).

            Dengan hancunya alam semesta serta berakhirnya seluruh kehidupan tersebut, keadaanpun jadi kosong selama lebih kurang 40 tahun. Selanjutnya Allah menurunkan hujan yang airnya sedikit kental seperti air nutfah (mani ) dan  tak pernah reda selama 40 hari. Setelah itu atas perintah Allah malaikat Isrofil segera meniup kembali  sangkakalanya 
Maka kemudian seluruh manusia sejak dari nabi Adam.as hingga kehancuran nanti dibangkitkan kembali dari kubur mereka dengan wajah dan bentuk tubuh yang beraneka ragam sesuai dengan perbuatan masing-masing ketika hidup didunia. Firman Allah dalam Al Qur-an :

يـومئـد يـصــد رالـنا س ا شــتا تا ليـروااعــمالهـم .  ( الـز لزله  )
Artinya:
Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam supaya diperlihatkan kepada mereka ( balasan ) pekerjaan mereka. ( Q. S. Al  Zalzalah  6 ).

            Selanjutnya mereka digiring kesebuah tempat yang luas yang tidak ditumbuhi pepohonan serta matahari keberadaannya direndahkan. Itulah yang disebut Padang Mahsyar, tempat para manusia dipersidangkan atau diperhitungkan segala perbuatannya sewaktu hidup didunia dimana mata, telinga, kulit, tangan, kaki dan semua anggota tubuhnya akan memper saksikannya. Itulah yang disebut Yaumul Hisab ( hari perhitungan amal ). Firman Allah dalam Al Qur-an yang artinya:

            Pada hari itu Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dulu mereka usahakan. ( Q. S. Yaa Siin  65 )

Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka, tentang apa yang telah mereka kerjakan. ( Q. S. Fushshilat 20 ).
           
            Kemudian bagi mereka yang telah diperhitungkan segera mendapat catatan-catatan perbuatan mereka sejak balligh hingga kematiannya. Lalu pahala dan dosa dari hasil pencatatan tersebut ditimbang supaya diketahui berat dan jurusannya, apakah mereka tergolong orang yang jurusan ke sorga yang penuh dengan berbagai kenikmatan ataukah jurusan ke neraka yang penuh dengan berbagai macam siksa yang mengerikan. Itulah yang dinamakan Yaumul Mizan (hari penimbangan amal ).

            Karena itu marilah kita selalu berusaha sekuat tenaga untuk berlomba-lomba mengerjakan amal baik dan menepis jauh-jauh segala  bisikan setan yang selalu mengajak diri kita berbuat kemungkaran dan kemaksiatan agar kita tidak terjerumus dan termasuk golongan mereka yang keneraka. Selain dari itu hendaklah tidak bosan berdo’a kepada Allah.disetiap selesai sholat ataupun kapan saja kita punya kesempatan agar selalu mendapat hidayah, rahmat serta ridho dari-Nya. Sehingga kelak kita termasuk golongan orang-orang yang mendapat sorga. Amin Ya Robbal ‘A’lamin. Sekarang marilah kita membaca:

ربناا تنا فى الد نيا حـسـنة وفى الاخـرة حـسـنة وقـناعـذا ب الـنا ر.

Artinya:
    Ya tuhan kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan diakhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Q. S. Al Baqoroh 201).


--o0o--

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar